A huge collection of 3400+ free website templates www.JARtheme.COM WP themes and more at the biggest community-driven free web design site

Refleksi Khotbah FIRES

Expository Preaching, 21 Juli 2016

Perikop Alkitab: Ephesians 4:1-6
Pengkhotbah: dr. Diana Samara

Gereja Tuhan tidak hanya untuk hadir dalam satu zaman atau satu masa saja. Gereja Tuhan dijamin keberadaannya secara real di atas muka bumi oleh Tuhan sejak Dia berjanji kepada manusia di dalam Kej. 3:15. Gereja Tuhan merupakan sekelompok manusia yang dikhususkan oleh Tuhan untuk senantiasa meneruskan pernyataan isi hati Tuhan sepanjang zaman di atas seluruh muka bumi ini di bawah kedaulatan-Nya. Oleh karena itu, sangat tidak mungkin jika kita sebagai gereja Tuhan dalam masa ini melepaskan diri kita dari seluruh gereja-Nya yang ada pada masa sebelum kita. Kesatuan inilah kesatuan atau unity yang diajarkan oleh rasul Paulus kepada jemaat di Efesus, termasuk pula kita ini.

Permasalahan unity atau tidak bukan terletak pada bentuk fisik semata yang kita kerjakan. Perikop ini menyebutkan adanya tujuh bentuk kesatuan yang diajarkan oleh rasul Paulus bersifat non-fisik atau non-lahiriah. Jika kita bahasakan secara positif, maka sebenarnya tujuh kesatuan ini tidak mungkin dilahirkan oleh kita karena keberadaan kita sebagai tubuh dan roh sudah jatuh ke dalam dosa. Kita tidak mungkin mengenal hal-hal yang suci dan agung seperti yang dinyatakan oleh ayat-ayat ini, jika bukan Roh Kudus yang mengaruniakannya kepada kita (ay. 3). Dari poin ini kita disadarkan akan kesatuan yang dikehendaki, dikerjakan, dan dijamin oleh Tuhan sendiri di dalam diri gereja-Nya sepanjang zaman. 

Mari kita renungkan kembali dengan benar apa yang sebenarnya perlu kita persiapkan dan kerjakan untuk terus menyatakan unity gereja Tuhan, baik dari yang sebelum kita maupun dengan kita hari ini. Pembelajaran tentang doktrin-doktrin penting yang telah diberikan oleh Tuhan di dalam tradisi Reformed dan menghidupi semangat penginjilan yang diturunkan dari para nabi, rasul, bapa gereja pendahulu kita merupakan suatu panggilan yang tak terelakkan yang perlu kita responi dan kerjakan untuk membentuk dasar kita di dalam merajut kesatuan bagian kita sebagai gereja Tuhan zaman ini sebagai tubuh Kristus. Inilah sukacita dan hak istimewa yang dimiliki oleh setiap anak Tuhan dalam setiap zamannya. Mari kita bersukacita senantiasa di dalam Tuhan dan panggilan-Nya. Tuhan yang memanggil, Tuhan yang memberi kecukupan. Terpujilah nama Tuhan!

Refleksi oleh: Henoc Fajar Priyanto